Showing posts with label otomotif. Show all posts
Showing posts with label otomotif. Show all posts
Monday, 30 December 2013

Materi KOPLING



Kopling adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan dua poros pada kedua ujungnya dengan tujuan untuk mentransmisikan daya mekanis. Kopling biasanya tidak mengizinkan pemisahan antara dua poros ketika beroperasi, namun saat ini ada kopling yang memiliki torsi yang dibatasi sehingga dapat slip atau terputus ketika batas torsi dilewati.




Fungsi kopling adalah untuk memindahkan tenaga mesin ke transmisi, kemudian transmisi mengubah tingkat kecepatan sesuai dengan yang diinginkan.
Dalam keadaan normal, dimana fungsi kopling bekerja dengan baik, begitu pengemudi menekan pedal kopling, tenaga mesin akan di putuskan, karena saat pedal ditekan maka gaya tekan itu akan mendorong release fork dan release fork akan mendorong release bearing. Sehingga release bearing akan mengangkat mendorong pegas diaprahgma dan preaseure palte, clutch disc akan terlepas dengan flywheel. Serentak roda gigi akan terlepas dari pengaruh putaran mesin. Kondisi inilah yang memungkinkan terjadinya perpindahan roda gigi pada transmisi. Dewasa ini terdapat berbagai jenis kopling diantaranya kopling gesek, kopling fluida, koping sentrifugal, dan kopling magnet. Tetapi yang paling banyak digunakan oleh kendaraan bermotor adalah jenis koping gesek tipe plat dan kopling gesek tipe kerucut, dimana untuk kopling tipe plat ini bisa berupa kopling plat basah dan kopling plat kering. Kopling plat basah adalah kopling yang plat-platnya direndam dengan minyak pelumas. Kebanyakan kopling jenis ini digunakan oleh sepeda motor. Sedangkan jenis kopling plat kering adalah jenis kopling yang plat-platnya tidak direndam oleh minyak pelumas. Umumnya digunakan pada mobil dan sepeda motor tua buatan Eropa. kelebihan dari kopling plat basah adalah tidak cepat aus, karena dilumasi oleh oli. Kekurangannya, hambatan geseknya kurang sehingga tidak bisa memindahkan tenaga seefektif kopling kering. Apalagi bila di tambahakan bahan aditif  pelicin, kopling bisa slip. Kopling kering cepat aus karena tidak terkena oli tetapi tenaga pemindahan dari mesin ke roda gigi lebih baik.

Pada umunya, bagian utama kopling terdiri atas 3 macam, yaitu 
  1. Uunit kopling  :  Unit kopling terdiri atas plat kopling, plat tekan, dan pegas kopling.
  2. Tutup kopling :  Tutup kopling diikat oleh roda gila, sedangkan didalamnya dipasangkan pada roda poros persneling dan ditempatkan diantara roda gila dan plat tekan. Plat tekan akan menekan plat kopling terhadap roga gila dengan adanya tekanan dari pegas-pegas koping. Peranti ini dibuat dari bahan besi tuang dimana bagian permukaannya dibuat halus dan rata. Sedangkan plat kopling di buat untuk memberikan gesekan yang besar pada roda gila dan plat tekan serta ditempatkan diantara keduanya. Pada kedua permukaan plat kopling ini dipasangkan kampas dan dikeling dengna paku keling, dan biasanya pada permukaan platnya di beri kepingan logam. Fungsinya adalah untuk memperkuat dan juga untuk menyalurkan panas. Selain itu, pada bagian tengah plat kopling terdapat pegas torsi. Pegas torsi berfungsi untuk mengurangi kejutan-kejutan yang terjadi pada waktu kopling bekerja dan untuk mencegah kemungkinan pecahnya plat kopling atau kerusakan  lainnya seperti bengkoknya plat kopling.
  3. Unit pembebas Unit pembebas terdiri atas garpu pembebas, bantalan, dan tuas untuk menarik plat tekan sehingga membebaskan kopling.


Cara Kerja Kopling



Cara kerja kopling adalah apabila mesin berputar, dengan sendirinya roda gila ikut berputar, sedangkan pada roda gaya ini dipasangkan tutup kopling yang tentunya juga ikut berputar. Dalam hal ini poros roda gigi atau poros utama persneling belum dapat berputar, demikian juga dengna plat kopling yang dipasang dengan perantaraan suatu alur pada poros tersebut yang memungkinkannya bergerak sepanjang poros persneling. Selanjutnya, apabila kita ingin menggerakkan roda, hal ini dapat dilakukan dengna mengoperasikan pedal, dimana pada waktu pedal di angkat pegas-pegas kopling akan menekan plat tekan pada roda gila. Hal ini yang menyebabkan plat kopling tersebut terjepit diantara roda gila dengna plat tekan. Plat ini mulanya akan slip, dan bergesekan dengan roda gila maupun plat tekan akan tetapi selanjutnya secara bertahap akan ikut terbawa berputar dan selanjutnya akan memutar poros utama persneling


Nah demikian sobat semoga bermanfaat iya sobat.. thanks


Unknown otomotif
Thursday, 28 November 2013

Mengenal Dasar-Dasar Mesin Diesel



Mengenal sedikit motor diesel
Mesin yang ditemukan oleh RUDOLF DIESEL konsturksinya tidak berbeda jauh dengan motor bensin yang dikenal dengan sebutan mesin OTTO . Beberapa bagian komponennya punya tugas yang sama dengan motor bensin, seperti cylinder blok, cylinder head, poros engkol, poros bumbunga, assembly penggerak, mekanisme penggerak katupnya, dan sebagainya. Perbedaan antara motor diesel dengan motor bensin adalah cara pemberian dan penyalaan bahan bakarnya, perbandingan kompresinya, desain komponennya, daya dan kecepatannya yang dihasilkan oleh proses pembakaran/kompresi pada ruang bakar.
1. Cara Pemberian dan Penyalaan Bahan Bakar
Perbedaan utama terletak pada bagaimana memulai sesuatu pembakaran dalam ruang silinder. Motor bensin mengawali pembakaran dengan disuplainya listrik tegangan tinggi, sehingga menimbulkan percikan bunga api di antara celah busi untuk memulai pembakaran gas. Sedangkan Motor diesel memanfaatkan udara yang dikompresi dan pengkabutan dari bahan bakar solar yang di semprotkan oleh injector bertekanan tinggi untuk memulai pembakaran bahan bakar solar.
Baca Selengkapnya
Dengan perbandingan kompresinya sangat tinggi sampai berkisar 22 : 1, akibatnya tekanan naik secara mendadak ( berlansung dalam beberapa milidetik ) suhunya dapat mencapai 800-1000celcius pada silinder. Suhu setinggi itu dapat menyalakan bahan bakar solar.
Menjelang akhir langkah kompresi, solar disemprotkan ke udara yang sangat panas itu. Akibatnya, bahan bakar langsung terbakar sebab titik nyala solar sendiri sekitar 40-100celcius. Karena pembakaran terjadi akibat tekanan kompresi yang sangat tinggi tadi, maka mesin diesel di sebut juga mesin penyalaan kompresi ( compression ignition engine ). Sedangkan mesin bensin di kenal dengan mesin penyalaan bunga api (spark ignition engine).
Dalam mesin bensin bahan bakar dan udara dicampur di luar silinder yaitu dalam karburator dan saluran masuk ( intake manifold ). Sebaliknya mesin diesel tidak ada campuran pendahuluan udara dan bahan bakar di luar slinder, hanya udara murni yang terhisap dari langkah isap yang disalurkan ke ruang bakar/silinder ( liner ) melalui intake manifold.




2. Perbandingan Kompresi Mesin Diesel dengan Motor Bensin
Perbandingan kompresi adalah perbandingan volume udara dalam silinder sebelum langkah kompresi dengan volume sesudah langkah kompresi. Perbandingan kompresi untuk motor-motor bensin adalah berkisar 8 : 1 sedangkan perbandingan yang umum untuk motor-motor diesel adalah 16-22 : 1. Perbandingan kompresi yang tinggi pada motor diesel menimbulakan kenaikan suhu udara cukup tinggi untuk menyalakan bahan bakar tanpa ada letikan bunga api. Hal ini menyebabkan motor diesel mempunyai efisiensi daya yang besar sebab kompresi yang tinggi menghasilkan pemuaian yang besar dari gas-gas hasil pembakaran dalam slinder. 
Efisiensi daya yang tinggi, yang dihasilkan pembakaran motor diesel harus diimbangi dengan kekuatan komponen-komponen enginenya agar dapat menahan gaya-gaya maupun getaran yang besar dari pembakaran yang sangat besar.

3.Disain Komponen Mesin Diesel dan Bensin 
Sudah dikatakan bahwa mesin diesel haruslah dibuat kokoh dan kuat untuk dapat menahan gaya pembakaran yang sangat besar. Pada umumnya bagian-bagian yang dikuatkan adalah conneting rod , crankshaft, camshaft, serta sejumlah komponen-komponen  utama engine untuk mendukung poros engkol. Mesin yang saat ini banyak dipakai adalah mesin kalor atau biasa disebut motor bakar. Motor bakar memanfaatkan energi panas untuk menghasilkan energi mekanik. Energi panas tersebut diperoleh dari proses pembakaran yang terjadi baik di dalam silinder maupun di luar silinder. Jika pembakaran berlangsung di dalam silinder maka disebutInternal Combustion Engine (mesin pembakaran dalam). Sedangkan mesin dengan proses pembakarannya di luar silinder disebut External Combustion engine (mesin pembakaran luar). Sementara kendaraan roda dua atau roda empat yang banyak ditemui di jalan umumnya menggunakan Internal combustion engineInternal combustion engine sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis seperti motor bensin, motor diesel, motor gas, turbin gas, dan propulsi pancar gas.
Mesin bensin adalah mesin yang bekerja dengan cara memasukan panas dari percikan bunga api listrik dari busi pada campuran udara dan bahan bakar yang dikompresikan. Berbeda sekali dengan kerja mesin diesel. Mesin diesel adalah mesin yang bekerja dengan cara menginjeksikan bahan bakar pada udara yang telah dikompresikan sehingga memiliki tekanan dan temperature tinggi. Selain itu mesin diesel pun bekerja dalam kompresi yang cukup tinggi, yaitu mencapai 1 : 18. Dibandingkan dengan mesin bensin yang hanya mencapai 1 : 8. Perbedaan – perbedaan ini sangat signifikan. Akibatnya perawatan dan penanganannya berbeda sekali. Kadang-kadang orang dengan salah kaprah menyamakan begitu saja perawatan diantara kedua jenis mesin tersebut.

Mesin ini ditemukan pada tahun 1892 oleh Rudolf Diesel, yang menerimapaten pada 23 Februari 1893. Dia mempertunjukkannya pada Exposition Universelle (Pameran Dunia) tahun 1900 dengan menggunakan minyak kacang. Kemudian diperbaiki dan disempurnakan oleh Charles F. Kettering.

*    Cara Kerja Mesin Diesel
Pada prinsipnya kerja mesin diesel memiliki empat langkah piston ( 4-stroke atau di pasaran dikenal dengan 4-tak ) sepeti halnya mesin bensin. Yaitu udara murni dihisap ke dalam silinder melalui saluran masuk (intake manifold) lalu dikompresikan oleh piston. Sehingga tekanan dan termperaturnya naik. Pada akhir langkah kompresi bahan bakar mesin diesel di-injeksikan ke dalam silinder melalui nozzle dalam tekanan tinggi.
Proses ini mengakibatkan terjadinya penyalaan dalam ruang bakar dan menghasilkan ledakan yang akan mendorong piston. Gerak translasi piston yang dihasilkan oleh ledakan tadi adalah sebuah usaha/gaya yang akan diteruskan ke poros engkol untuk dirubah menjadi gerak rotasi. Gerak rotasi poros engkol yang terhubung dengan fly wheel mengakibatkan piston terdorong kembali untuk menekan gas sisa pembakaran ke luar silinder melalui saluran buang (exhaust manifold).
Mesin diesel sulit beroperasi pada saat silinder dingin. Untuk membantu mesin melakukan gerak mula pada saat silinder dingin beberapa mesin menggunakan busi pemanas (glow plug) untuk memanaskan silinder sebelum penyalaan mesin. Lainnya menggunakan pemanas “resistive grid” dalam “intake manifold” untuk menghangatkan udara masuk sampai mesin mencapai suhu operasi. Setelah mesin beroperasi pembakaran bahan bakar dalam silinder dengan efektif memanaskan mesin. Busi pemanas ini tidak digunakan pada mesin diesel jenis direct injenction.
Komponen-komponen yang ada dan bekerja dalam mesin diproduksi dengan dengan sangat teliti. Sementara komponen-komponen tesebut bekerja dalam mesin dengan temperatur kerja mesin yang mencapai lebih dari 800 C dan beban kerja dalam ruang silinder yang mencapai temperature 3000 sampai 5000 C pada tekanan 2492 kPa                 (30 Kgf/cm2).
Teknologi internnal combustion chamber, seperti yang ditulis pada harian republika edisi 16 juli 1993, sebagai teknologi lawas yang dianggap para ilmuwan sebagai lompatan terbesar dalam teknologi otomotif yang sampai saat ini belum tergantikan memerlukan perhatian dan perlakuan yang baik.
Beban kompresi yang tinggi, konstruksi yang besar, dan momen puntir yang dihasilkan cukup besar, menghasilkan pula rendemen panas yang tinggi. Maka akan menjadi pertanda buruk jika banyak energi panas yang terbuang ketika mesin bekerja. Perlu Untuk mengatasinya adalah dengan mengoptimalkan kemampuan komponen-komponen pendukung yang bekerja dalam mesin agar tetap dalam kondisi prima sesuai dengan spesifikasi. Sehingga tidak banyak energi panas yang terbuang percuma.  
* Keunggulan dan kelemahan
Antara mesin diesel dan mesin bensin memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Salah satu yang biasanya dirasakan adalah mesin bensin lebih responsif dibandingkan diesel. Sementara mesin diesel memiliki output momen (torsi) yang lebih baik daripada mesin bensin pada putaran yang sama. Dilihat dari konstruksinya, mesin diesel lebih besar dan berat daripada mesin bensin pada spesifikasi tenaga yang sama.
Air fuel Ratio (AFR) atau rasio udara dan bahan bakar mesin diesel berlebih dibandingkan mesin bensin. AFR mesin diesel mencapai 1 : 16 sampai dengan 160. Artinya satu bagian bahan bakar membutuhkan 16 s/d 160 bagian udara untuk melayani proses pembakaran di dalam silinder. Hal lain yang berhubungan erat dengan AFR adalah emisi gas buang yang dihasilkan. Dilihat dari sisi emisi gas buang, gas NOx yang dihasilkan dari pembakaran mesin diesel mengandung kelebihan oksigen karena mesin diesel dioperasikan dengan AFR yang lebih kurus  dari AFR secara teoritis yang mencapai 1 : 14,7.  Normalnya konsentrasi oksigen di gas buang adalah 1 – 2 %. Tingginya konsentrasi oksigen di gas buang akan menyebabkan tingginya konsentrasi senyawa NOx.  Senyawa NOx ini sangat tidak stabil dan bila terlepas ke udara bebas, akan berikatan dengan oksigen untuk membentuk Nitrat oksida (NO2). Inilah yang amat berbahaya karena senyawa ini amat beracun dan bila terkena air akan membentuk asam nitrat. Keuntungan lain dari AFR yang kurus pada mesin diesel adalah rendahnya kandungan Karbon monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC) pada gas buang.
Konstruksi mesin diesel yang lebih berat dan besar dibandingkan mesin bensin, selain memakan tempat pada kompartement mesin, juga mengakibatkan putaran maksimum yang rendah. Yaitu hanya mencapai kurang lebih 5000 Rpm. Dan berimplikasi pada out put maksimum yang rendah pula.
Meskipun tekanan maksimumnya lebih tinggi dari mesin bensin, yaitu bisa mencapai 5,8 sampai dengan 8,8 kpa (60 – 90 kgf/cm2), tidak mampu mendongkrak out put maksimum dari mesin diesel. Karena tingginya tekanan tersebut dikarenakan perbandingan kompresi yang tinggi. Perbandingan kompresi mesin diesel bisa mencapai 1 : 15 s/d 23. nilai perbandingan kompresi diperoleh dari jumlah volume langkah ditambah volume kompresi dibandingkan dengan volume kompresi. Tingginya perbandingan kompresi tersebut dalam mesin diesel sangat dibutuhkan untuk memperoleh tekanan dan temperatur yang tinggi dari udara yang masuk ke dalam silinder. Sementara di mesin bensin tidak diperlukan kompresi setinggi itu untuk menghasilkan pembakaran. Karena pembakaranya dilakukan oleh percikan api dari busi.
Sebelumnya banyak orang beranggapan bahwa mesin diesel itu kotor, kasar dan lambat. Maka, mesin diesel diidentikan dengan truk, kendaraan berat, traktor dan yang lainnya. Tapi, seiring dengan perkembangan teknologi otomotif anggapan harus dihilangkan. Penyempurnaan pembakaraan dan teknologi catalyc converterberhasil membersihkan gas buang. Audi R40 telah membuktikan ketahanan mesin diesel dengan menjuarai lomba ketahanan mesin 24 jam di Le Mans 2006. Dan yang menarik dari mesn diesel adalah mesin diesel dikenal hemat dalam hal konsumsi bahan bakar dan memiliki torsi yang besar. Menurut pabrikan mobil PSA, teknologi diesel terbaru bisa mencapai efesiensi bahan bakar sebesar 20 % dibandingkan teknologi tahun 1980-an dengan peningkatan tenaga dua kali lipat. Kendaraan dengan mesin diesel terbaru bisa mencapai jarak 100 km hanya dengan 3 liter bahan bakar.
Pada masa mendatang mesin diesel akan semakin efesien dengan dikembangkannya bahan bakar biodiesel. Ini berarti akan membantu mengurangi ketergantungan kepada bahan bakar fosil yang cadangannya terbatas dan tidak bisa tergantikan. Peralihan ke mesin diesel akan membantu pemeliharaan lingkungan dan penghematan devisa yang pada tahun 2007 ditargetkan pemerintah sebesar 25 miliar rupiah pertahun melalui penggunaan biodiesel.

A.  Solar
Solar adalah pengolahan dari minyak bumi, yang dikeluarkan pada temperature       200-340 derajat celcius. Sama dengan bensin, tetapi solar digunakan sebagai bahan bakar motor diesel berkecepatan tinggi. Sebagai bahan bakar diesel maka solar memiliki komposisi yang terdiri dari dua elemen yang pokok, yaitu normal centene dan methyl nepthalane. Selain itu juga solar mengandung unsur-unsur yang sama dengan bensin, tetapi elemen sulfur dari solar lebihh besar dari bensin.

1.  Sifat-sifat utama solar

a)      Tidak berwarna, Berbau dan sedikit kekuning-kuningan.
b)      Tidak menguap, di bawah temperarur normal.
c)      Titik nyala tinggi, yaitu 40-100 derajat celcius.
d)      Berat jenisnya 0,82-0,86.
e)      Sulfurnya lebih banyak dari pada bensin.

2.  Syarat-syarat solar

a)      Sifat nyala yang baik
Maksudnya, sifat yang mudah terbakar atau menyala pada saat kompresi tinggi dari mesin diesel. Dengan temperature yang tinngi ini bahan bakar yang disemprotkan mudah terbakar.

b)     Viskositas yang Tepat
Maksudnya, hal ini bisa mempengaruhi kemampuan mesinnya dan injection pumpnya.

c)      Penguapan
Maksudnya, titik penguapan yang tinggi akan mengahasilkan sisa karbon yang sedikit.


B.   Prinsip Kerja Torak 4 TAK Mesin Diesel

1.     Langkah Isap

Ini merupakan langkah kerja pertama dari prinsip kerja torak, pada saat ini torak bergerak dari TMA ( Titik Mati Atas ) menuju ke TMB ( Titik Mati Bawah ) menghisap udara murni yang akan segera di kompresikan. Pada saat ini intake valve terbuka dan exhaust valve tertutup rapat.



2.     Langkah Kompresi

Pada langkah kedua ini, kedua valve tertutup rapat, kemudian torak bergerak dari TMB menuju ke TMA. Sebelum mencapai 8dari TMA, injector akan menyemprotkan bahan bakar dengan tekanan yang sangat tinggi kedalam ruang bakar, dan kemudian suhu naik hingga 500o-900oc sehingga terjadi pembakaran di dalam ruang bakar/silinder.

3.     Langkah Usaha

Pada langkah ini kedua valve masih dalam keadaan tetutup rapat, torak akan bergerak dari TMA menuju ke TMB, torak akan menghasilkan usaha sehingga dari hasil pembakaran bisa menjadikan usaha atau tenaga yang cukup besar agar engine bisa bekerja.

4.     Langkah Buang

Pada langkah ini exhaust valve terbuka dan intake valve tertutup, torak bergerak dari TMB menuju ke TMA menekan dan membuang kotoran atau sisa gas pembakaran dari sisa hasil pembakaran menuju ke exhaust manifold.

C.     Sistem Bahan Bakar Diesel

Ini merupakan system bahan bakar diesel yang masih menggunakan water sendimeter yang sekarang telah dig anti dengan racor, dan system ini merupakan system dari mesin FIP ( Fuel Injection Pump ).
System bahan bakar diesel bermula dari tangki bahan bakar yang ditekan oleh injection pump dan di injeksikan ke dalam silinder melalui injector. Bermula dari tangki bahan bakar, kemudian di pompa oleh priming pump, setelah itu akan di saring oleh water sedimenter yang berguna untuk memisahkan bahan bakar dengan air. Kemudian bahan bakar akan di saring kembali dengan fuel filter yang berguna untuk menyaring bahan bakar dari kotoran. Setelah itu bahan bakar akan di injeksi oleh injection pump yang selanjutnya bahan bakar akan di semprotkan ke ruang bakar melalui injector nozzle yang melewati pipa delivery line. Jika ada bahan bakar yang masih tersisa, maka bahan bakar akan di kembalkan ke tangki bahan bakar melalui return line (saluran pengembali).


D.    Komponen Engine

Berdasarkan penempatannya mesin dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu sebagai berikut :
1.      Tipe FR ( Front Engine Rear Drive ), mesin di depan penggerak di belakang.
2.      Tipe FF ( Front Engine Front Drive ), mesin di depan pengeerak di depan.
3.      Tipe MR ( Mid Ship Engine Rear Drive ), yaitu mesin di tengah penggerak di belakang.
4.      Tipe RR ( Front Engine Rear Drive ), yaitu mesin di belakang dan penggerak di belakang.
5.      Tipe 4WD ( Four Wheel Drive ), yaitu mesin di depan penggerak keempat rodanya.

Komponen utama engine terdiri dari cylinder blok dan cylinder head. Sedangkan komponen yang lain meliputi torak ( piston ), crankshaft, fly wheel, camshaft, valve dan spring , rocker arm, water pump, oil pump, injection pump, glow plug, oil jet, intake manifold dan exhaust manifold, injector dan lain sebagainya.


a.      Cylinder Blok dan Cylinder Head

Cylinder Blok merupakan inti dari mesin. Cylinder blok terdiri dari beberapa lubang silinder yang berfungsi sebagai tempat pembakaran yang di dalamnya terdapat piston yang berfungsi sebagai tenaga penekan untuk mengahasilkan tenaga. Cylinder blok juga dilengkapi dengan kontruksi system pendinginnya            ( cooler galery ),dan system pelumasan ( Oil Galery ). Semakin banyak jumlah cylinder pada blok, maka semakin rumit kontruksinya. Berdasarkan susunan silindernya, blok silinder dibedakan menjadi empat macam, yaitu sebagai berikut :

1)      Bentuk segaris ( tipe in-line ).
2)      Tipe horizontal berlawanan
3)      Tipe V-shape.
4)      Bentuk Radial/miring ( slant ).

Dari 4 tipe tersebut sampai saat ini masih kebanyakan engine menggunakan tipe in-line. Dikarenakan mungkin kontruksi pada tipe in-line lebih mudah dan tidak rumit.
Di bagian cylinder blok merupakan penempatan komponen yang paling banyak, seperti crankshaft, torak, flywheel, timming gear, water pump, oil pump, oil cooler, oil jet, bearing cap crankshaft, dan masih banyak lagi tergantung dari kontruksi pabriknya.
Cylinder Head di bautkan pada cylinder blok dengan baut ulir yang panjang. Cylinder head dilengkapi dengan mantel pendinginyang dialiri air pendingin yang berguna sebagai media untuk mendinginkan suhu engine yang panas, terutama di bagian valve. Water coolent bekerja karena dipompa oleh water pump. Hal ini berguna untuk mencegah engine cepat jebol atau meminimalisir komponen-komponen engine agar tidak cepat aus atau rusak. Sebagai perapat antara cylinder head dengan cylinder blok, maka diberikan gasket yang berfungsi untuk mencegah kebocoran yang mungkin terjadi. Cylinder Head juga sebagai tempat komponen-komponen engine seperti, Cover sleve, valve guide, valve sheet, spring, valve, rocker arm, camshaft, rocker arm shaft, valve caliver.
 





b.      Torak ( Piston )

Fungsi Utama Piston adalah menerima tekanan pembakaran dan meneruskan tekanan untuk memutar crankshaft agar bisa bekerja melalui batang torak ( connection rod ). Kelengkapan piston seperti berikut :
1)      Celah torak berfungsi untuk memperbaiki fungsi mesin dan mendapatkan kemampuan mesin yang lebih baik.
2)      Pegas torak  berfungsi mencegah kebocoran pembakaran, mencegah oli terikut dalam proses pembakaran, dan memindahkan panas dari torak ke dinding silinder yang bertujuan untiuk membantu mendinginkan torak. Biasaya ini sering di sebut ring kompresi 1st, ring kompresi 2nd dan ring oil.
3)      Pin piston berfungsi sebagai pengikat antara batang torak dengan kepala piston.
4)      Connection rod berfungsi sebagai penghubung piston dengan crankshaft yang selanjutnya meneruskan tenaga yang dhasilkan oleh torak ke poros engkol.

c.       Liner
Liner berfungsi sebagai tempat pembakaran pada silinder dan merupakan ruang tempat piston bergerak naik turun. Liner juga berfungsi untuk penyekat antara piston dengan lubang cylinder blok. Liner terdapat 2 jenis, yang sering disebut liner kering dan liner basah. Liner kering yaitu liner yang tidak dapat di lepas, yaitu liner langsung menempel di cylinder blok atau menyatu di kontruksi cylinder bloknya. Sedangkan liner basah yaitu liner yang dapat di lepas dan tidak langsung menempel pada cylinder bloknya.
Pada proses assembly, liner haruslah dalam keadaan baru dan sangat bersih, di bersihkan dengan tinner. Kemudian liner di pasang di cylinder blok, setelah di pasang liner di pasang oleh toolnya yang bertujuan untuk melakukan pengukuran ketinggian cylinder blok dengan liner, apakah sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan atau tidak.

d.      Crankshaft

Crankshaft berfungsi untuk mengubah gerak bolak balik dari piston menjadi energi mekanik. Agar perubahan tersebut tidak menyebabkan getaran ayng kasar, maka crankshaft harus dilengkapi  dengan bagian yang berfungsi sebagai penyeimbang. Bagian itu terletak pada bagian bawah dari poros engkol. Crankshaft mempunyai beberapa bagian yaitu crank journal yang berfungsi sebagai kaki yang teletak pada blok silinder, oil hole yang berfungsi sebagai media untuk oli bisa melumasi crankshaft, crank pin yang berguna sebagai tempat yang akan dihubungkan dengan piston, crank arm sebagi jembatan crankshaft dan counter weight untuk penyeimbang dari gerak crankshaft agar tidak terjadi getaran yang kasar

e.     Oil jet

Oil jet dipasangkan di dalam cylinder di bawah torak. Oil jet berfungsi menyemprotkan oli ke bagian bawah torak untuk melakukan pelumasan. Oil jet bekerja karna adanya saluran oli yang di hubungkan ke oil jet yang di pompa oleh oil pump.

f.        Fly wheel

Fly wheel berfungsi sebagai penyeimbang dan untuk meratakan putaran dari carknshaft. Fungsi lain dari flywheel adalah untuk memutakan crankshaft pada saat start, yaitu melalui putaran yang dihasilkan oleh motor stater dan mentransfer hasil putaran engine ke transmisi. Bagian tepi dari sekeliling flywheel dilengkapi dengan gigi-gigi kecil yang dibuat bertujuan sebagai tempat perkaitan antara flywheel dengan motor stater. Kecil besarnya kontruksi flywheel di liat dari jumlah silinder motornya. Semakin banyak jumlah silindernya,  maka semakin besar pula kontruksi fly wheelnya.

g.      Camshaft dan Rocker Arm Shaft

Camshaft berfugsi untuk menggerkan valve dan rocker arm agar dapat bekerja sesuai timming gear yang di gerakan oleh crankshaft. Camshaft pada engine biasanya ada yang di tempatkan di bawah vavle, sehinnga valve bekerja ketika push rod meneruskan putaran yang di kerjakan oleh camshaft, Tapi saat ini mobil engine banyak menggunakan camshaft yang diatas dari valve, camshaft di gerakan oleh camshaft chain yang berputar sesuai timming gearnya. Kemudian camshaft akan menggerakan rocker arm dan valve tanpa melalui perantara lagi. Ada juga engine yan menggunakan 2 camshaft, yang satu untuk penempatan intake valve yang satunya lagi untuk penempatan exhaust valve. Camshaft dapat bekerja karena menerima hasil putaran dari gera crankshaft, melalui susunan timming gear menuju ke gear camshaft, dengan perbandingan antara gear crankshaft dengan gear camshaft yaitu 2:1. Dikarenakan setiap satu silinder, crankshaft harus melakukan 2 putaran untuk bisa mencapai satu hasil pembakaran pada cylinder ( mesin 4 tak ), sedangkan gear camshaft hanya memerlukan 1 putaran agar mencapai satu hasil pembakaran di satu cylinder. Di produk milik Truck Volvo dan Volvo Penta menggunakan rocker arm shaft.
Rocker arm shaft berfungsi sebagai tampat rocker arm secara bersusun. Rocker arm shaft di letakan di depan camshaft.


h.   Rocker Arm dan Valve Caliper

Rocker arm berfungsi meneruskan tenaga dari camshaft ke valve caliper maupun langsung ke injector. Cara kerja dari rocker arm tersebut adalah, pada saat camshaft berputar maka rocker arm akan menekan valve maupun injector sesuai timming dan spesifikasi yang telah di tentukan.
Valve caliper berfungsi sebagai perantara untuk meneruskan hasil kerja dari rocker arm menuju valve, biasanya terdapat 3 jenis di setiap mekanisme valve calipernya. Yaitu untuk menggerakan atau menekan intake valve, injector dan exhaust valve.


i.                    Valve dan Spring
Valve berfungsi sebagai media yang bekerja sangat penting, dikarenakan kinerja pembakaran di mulai dari kerja valve dan di akhiri oleh valve juga. Dalam engine, valve ada 2 jenis, yaitu intake valve dan exhaust valve. Yang mempunyai fungsi yang berbeda. Intake valve berfungsi untuk membuka ruang bakar dan memasukan campuran udara ( pada motor bensin ) dan udara murni ( pada motor diesel ) ketika pembakaran akan baru di mulai dalam langkah isap. Sedankan exhaust valve berfungsi untuk membuka ruang bakar yang berguna untuk membuang kotoran dari hasil pembakaran agar ruang bakar tidak cepat kotor. Kedua valve tersebut akan tertutup rapat bersamaan jika pembakaran sedang dalam proses kompresi dan usaha. Valve biasanya di lengkapi dengan spring yang berguna sebagai pegas/pengembali pada saat valve bekerja.


j.     Valve Guide, Valve sheet dan Cover Sleve

Valve guide merupakan komponen mekanisme yang berada dan di pasang pada cylinder head. Valve guide berfungsi sebagai tempat bekerjanya valve.
Valve sheet berfungsi sebagai tempat dudukan valve. Dalam proses assembly, sebelum valve sheet di pasang, biasanya valve sheet di bekukan atau di simpan di lemari pendingin. Proses ini bertujuan agar pada saat pemasangan valve sheet lebih mudah, dikarenakan valve sheet yang telah dibekukan tadi, dalam kondisi fisik akan terjadi pengecilan atau pengkerutan, sehingga waktu dipasang lebih mudah.
  Cover sleve berfungsi sebagai penyekat antara lubang sirkulasi coolent gallery dengan lubang injector.

k.   Water pump dan Oil Pump
Water pump berfungsi untuk memompai air yang akan di salurkan ke saluran pendingin  ( cooler gallery  ) pada cylinder blok dan cylinder head yang berguna sebagai pendingin suhu engine pada saat engine dalam suhu yang sangat tinggi. Cara kerja dari water pump tersebut dari perputaran timming gear atau timming belt sesuai perputaran hasil dari engine. Dan dari hasil perputaran yang sangat cepat dan tinggi tersebut, maka pompa yang terdapat di dalam water pump dan akan memompa water cooler yang akan disalurkan ke cylinder blok dan cylinder head melalui cooler gallery.
Oil pump berfungsi untuk memompa oli ke dalam ruang bakar dalam prose pelumasan pada seluruh komponen engine yang memerlukan pelumasan oli, agar komponen-komponen tersebut tidak cepat mengalami aus atau rusak. Oil pump juga bekerja untuk memberikan tenaga pada oil jet agar dapat bekerja menyemprotkan oli ke dalam silinder setiap saat. Cara kerja oil pump sama seperti cara kerja water pump.


l.  Injection pump dan Injector
Injection pump berperan sangat penting dalam mesin motor diesel, dikarenaka Injection pump berfungsi untuk menginjeksikan bahan bakar dengan tekanan yang sangat tinggi ke dalam ruang bakar melalui saluran delivery line menuju ke injector. Tetapi tidak semua engine diesel menggunakan injection pump, tapi ada juga yang memakai cervo pump             (tergantung dari setiap perusahaan maupun produk dari setiap perusahaan tersebut).
Cervo pump ( sebutan pompa bahan bakar d produk Truck Volvo dan Volvo Penta ), cara kerja dari cervo pump tersebut sama dengan halnya seperti injection pump. Yang tenaganya untuk memompa ataupun menginjeksikan bahan bakar ke injector diperoleh dari perputaran timming gear atau timming belt dari hasil perputaran yang dihasilkan oleh engine. Sehingga bahan bakar akan di pompa oleh pompa yang terdapat dari komponen tersebut.
 Injector sendiri berperan sebagai media penyemprotan/penginjeksian bahan bakar dengan tekanan yang sangat tinggi sesuai spesifikasi dari setiap engine diesel tersebut ke dalam ruang bakar pada saat proses kompresi pada cylinder. Injector sama dengan halnya busi pada motor bensin. Yang berbeda hanya cara kerjanya.

m.    Intake manifold dan Exhaust manifold
Intake manifold berfungsi sebagai saluran udara yang bertugas untuk menyalurkan udara murni ke dalam ruang bakar. Setiap silinder mempunyai satu saluran udara dari intake manifold yang menuju ke ruang bakar.
Sedangkan exhaust manifold mempunyai fungsi yang sebaliknya, yaitu berfungsi sebagai tempat saluran pembuangan yang menuju/tersambung dengan tempat pembuangan atau yang sering disebut knalpot. Kontruksinya hampir sama dengan intake manifold. Hanya saja yang sering membedakan biasanya dari bahannya. Biasanya intake manifold dari almunium sedangakan exhaust manifold dar besi.


n.      Oil Filter Housing dan Fuel Filter Housing
Oil filter housing berfungsi sebagai tempat oil filter dipasangkan. Oil filter sendiri berfungsi sebagai penyaring oli dari kotoran. Di dalam komponen oil filter terdapat beberapa spring dan valve atau sejenis piston kecil.
Fuel Filter Housing berfungsi sebagai tempat fuel filter di pasangakan. Fuel filter sendiri berfungsi sebagai penyaring bahan bakar dari kotoran. Di dalam komponen fuel filter housing terdapat electrick fuel pump, jika system dari engine tersebut menngunakan pompa bahan bakar electric. Fungsi dari electric fuel pump tadi adalah sebagai pompa bahan bakar dari fuel tank menuju fuel filter housing.


o.      Gear crankshaft dan gear camshaft
Gear crankshaft berfungsi untuk menggerakan seluruh komponen yang terhubung dengan timming gear. Gear crankshaft merupakan langkah awal dalam penerusan hasil dari putaran crankshaft, misalnya komponen-komponen yang terhubung dengan timming gear, yaitu gear oil pump, idle gear, gear camshaft, dan lain sebagainya.
Gear camshaft berfungsi untuk menggerakan atau mengirim hasil perputaran timming gear yang telah di terima oleh gear camshaft ke camshaft agar camshaft bisa berputar dan bekerja.


p.      Stiffenning frame dan mounting engine

Stiffenning frame dpasangkan di bagian bawah cylinder blok tepat di bawah crankshaft, komponen ini berfungsi untuk meredam getaran yang dihasilkan oleh engine. Sehingga getaran engine lebih stabil dan tidak terlalu besar gaya getarannya.
Mounting engine berfungsi sebagai dudukan engine, mounting engine ada pada bagian depan dan belakang engine. Mounting engine akan dipasangkan pada bagian tempat engine pada kendaraan agar engine tidak terlepas dari kendaraan.

lihat selengkapnya di http://primasarastio.blogspot.com
Unknown otomotif, pendidikan
Monday, 25 November 2013

Komponen Sisitem Pendingin Pada Mobil


Pada mobil yang menggunakan bahan bakar sebagai sumber tenaga, pasti menghasilkan panas. Hal tersebut normal, yang tidak normal adalah bila panas tersebut menjadi terlalu panas sehingga dapat menggangu kinerja mesin (overheating). Ciri-ciri overheating adalah knocking atau menggelitik sampai dengan mesin mobil menjadi mati. Idealnya mesin mobil bekerja pada suhu 80-90 derajat celcius, dibawah itu juga tidak bagus karena mesin menjadi terlalu dingin atau overcooling dan kerja mesin menjadi tidak efisien. Dan jelas kuncinya ada di perawatan, berikut ini adalah komponen-komponen yang harus diperhatikan dan dirawat pada sistem pendinginan mobil.



1. Waterpump
, waterpump atau pomp air bertugas menyalurkan air dari radiator ke mesin dan dari mesin ke radiator. Biasanya terbuat dari alumunium, dan ditempatkan di bagian kepala silinder. Komponen ini dapat rusak dikarenakan kualitas coolant dan air yang tidak bagus dan kotor sehingga  dapat menghambat pergerakan laher kipas didalamnya. Waterpump ini juga dapat rusak dikarenakan adanya korosi atau karat yang tentu juga dipengaruhi oleh kualitas air. Jadi kuncinya adalah pada kualitas air supaya komponen ini terjaga keawetannya.



2. Radiator
Radiator ini merupakan tempat dimana air didinginkan menggunakan jasa hembusan angin dari depan. Makanya letaknya biasanya didepan moncong mobil, komponen ini terbuat dari aluminium atau tembaga dengan banyak sekat dan didalamnya terdapat puluhan jalur air. Sekat fungsinya untuk menangkap angin dan jalur air yang banyak supaya air lebih terpecah dan cepat didinginkan. Pada komponen inilah air dari mesin yang panas disalurkan ke radiator dan setelah dingin kembali masuk kedalam mesin dengan bantuan pompa air. Untuk perawatan cukup mengecek volume air pada radiator sebelum pergi dan pada saat mobil masih dingin, contohnya pada pagi hari. Pastikan air tidak berkurang bila berkurang segera ditambahkan, tetapi bila setiap hari berkurang sekitar 1 liter patut diwaspadai radiator bocor atau jalur air di mesin ada yang bocor. 

 3. Radiator Fans
Dipasang di belakang radiator pada sisi paling dekat ke mesin adalah satu atau dua kipas listrik di dalam perumahan yang dirancang untuk melindungi jari-jari dan untuk mengarahkan aliran udara. Ini fans yang ada untuk menjaga aliran udara melalui radiator saat kendaraan akan lambat atau berhenti dengan mesin menyala. Jika ini fans berhenti bekerja, setiap kali Anda berhenti, suhu mesin akan mulai naik. Pada sistem lama, kipas terhubung ke depan pompa air dan akan berputar setiap kali mesin itu berjalan karena digerakkan oleh sabuk kipas bukan sebuah motor listrik. Dalam kasus ini, jika driver akan melihat mesin mulai berjalan panas di berhenti dan pergi mengemudi, pengemudi mungkin menempatkan mobil di netral dan putaran mesin untuk menghidupkan kipas angin cepat yang membantu mendinginkan mesin. Racing mesin pada mobil dengan kipas listrik rusak hanya akan membuat hal-hal buruk karena Anda memproduksi lebih panas di radiator tanpa kipas untuk mendinginkan it off. 
Para penggemar listrik dikendalikan oleh komputer kendaraan. Sebuah sensor suhu memonitor suhu mesin dan mengirimkan informasi ini ke komputer. Komputer menentukan apakah kipas harus diaktifkan dan menggerakkan relay kipas jika aliran udara tambahan melalui radiator diperlukan.
Jika mobil memiliki AC, ada radiator tambahan dipasang di depan radiator yang normal. Ini "radiator" disebut kondensor AC, yang juga perlu didinginkan oleh aliran udara yang masuk ke kompartemen mesin. Anda dapat mengetahui lebih lanjut tentang kondensor AC dengan pergi ke artikel kami di >penyejuk udara Otomotif Selama AC dihidupkan, sistem akan tetap kipas berjalan, bahkan jika mesin tidak berjalan panas. Hal ini karena jika tidak ada aliran udara melalui kondensor AC, pendingin udara tidak akan mampu untuk mendinginkan udara yang masuk interior. 

3. Tekanan Topi dan Cadangan Tangki

 Sebagai pendingin menjadi panas, mengembang. Karena sistem pendingin tertutup, ekspansi ini menyebabkan peningkatan tekanan dalam sistem pendingin, yang normal dan bagian dari desain. Ketika pendingin berada di bawah tekanan, suhu di mana cairan mulai mendidih jauh lebih tinggi. Tekanan ini, ditambah dengan titik didih lebih tinggi dari etilena glikol, memungkinkan pendingin untuk mencapai suhu aman lebih dari 250 derajat.
Tutup tekanan radiator adalah perangkat sederhana yang akan mempertahankan tekanan dalam sistem pendinginan sampai titik tertentu. Jika tekanan menumpuk lebih tinggi dari titik tekanan yang ditetapkan, ada katup pegas dimuat, dikalibrasi dengan benar Pounds per inci persegi (psi), untuk melepaskan tekanan.
Ketika tekanan sistem pendingin mencapai titik di mana topi perlu rilis ini tekanan berlebih, sejumlah kecil pendingin berdarah off. Ini bisa terjadi selama berhenti dan pergi lalu lintas di hari yang sangat panas, atau jika sistem pendingin yang rusak. Jika tidak melepaskan tekanan pada kondisi ini, ada sistem di tempat untuk menangkap pendingin dirilis dan menyimpannya dalam tangki plastik yang biasanya tidak bertekanan. Karena sekarang ada pendingin kurang dalam sistem, sebagai mesin dingin vakum parsial terbentuk. Tutup radiator pada sistem tertutup ini memiliki katup sekunder untuk memungkinkan vakum dalam sistem pendingin pendingin untuk menarik kembali ke radiator dari tangki cadangan (seperti menarik plunger kembali jarum suntik) Biasanya ada tanda-tanda di sisi tangki plastik ditandai Kendali-Dingin, dan Full Hot. Ketika mesin pada suhu operasi normal, pendingin dalam tangki cadangan tembus harus sampai ke garis Kendali-Hot. Setelah mesin telah duduk selama beberapa jam dan dingin untuk menyentuh, pendingin harus di garis Kendali-Dingin.

4. Pompa air

 Sebuah pompa air adalah perangkat sederhana yang akan membuat pendingin bergerak selama mesin berjalan. Hal ini biasanya dipasang di bagian depan mesin dan ternyata setiap kali mesin berjalan. Pompa air yang digerakkan oleh mesin melalui salah satu dari berikut:
  • Sebuah sabuk kipas yang juga akan bertanggung jawab untuk mengemudi komponen tambahan seperti alternator atau pompa power steering
  • Sebuah sabuk ular, yang juga drive alternator, daya pompa steering dan kompresor AC antara lain.
  • Timing belt yang juga bertanggung jawab untuk mengemudi satu atau lebih camshafts.
Pompa air terdiri dari perumahan, biasanya terbuat dari besi cor atau aluminium cor dan impeller dipasang pada poros berputar dengan katrol poros melekat pada bagian luar tubuh pompa. Sebuah segel menjaga cairan dari bocor keluar dari perumahan melewati poros pompa berputar. Impeller menggunakan gaya sentrifugal untuk menarik pendingin dalam radiator dari selang bawah dan mengirimkannya bawah tekanan ke dalam blok mesin. Ada gasket untuk menutup pompa air ke blok mesin dan mencegah pendingin mengalir dari bocor keluar mana pompa terpasang untuk memblokir ..

5. Termostat

Thermostat hanyalah sebuah katup yang mengukur suhu pendingin dan, jika itu cukup panas, terbuka untuk memungkinkan pendingin mengalir melalui radiator. Jika pendingin tidak cukup panas, aliran ke radiator diblokir dan cairan diarahkan ke sistem bypass yang memungkinkan pendingin untuk kembali langsung kembali ke mesin. Sistem pendingin memotong memungkinkan untuk terus bergerak melalui mesin untuk menyeimbangkan suhu dan menghindari hot spot. Karena mengalir ke radiator diblokir, mesin akan mencapai suhu operasi lebih cepat dan, di hari yang dingin, akan memungkinkan pemanas untuk mulai memasok udara panas ke pedalaman lebih cepat.
Sejak tahun 1970, termostat telah dikalibrasi untuk menjaga suhu pendingin di atas 192-195 derajat. Sebelum itu, 180 derajat termostat adalah norma. Ditemukan bahwa jika mesin yang diperbolehkan untuk berjalan pada suhu panas, emisi berkurang, uap air kondensasi di dalam mesin cepat dibakar memperpanjang umur mesin, dan pembakaran yang lebih lengkap yang meningkatkan ekonomi bahan bakar.
Inti dari termostat adalah secangkir tembaga disegel yang berisi lilin dan pelet logam. Sebagai termostat memanas, lilin panas mengembang, mendorong piston terhadap tekanan pegas untuk membuka katup dan membiarkan pendingin beredar.
Thermostat biasanya terletak di bagian, bagian atas depan mesin di perumahan outlet air yang juga berfungsi sebagai titik koneksi untuk selang radiator atas. Perumahan termostat menempel pada mesin, biasanya dengan dua baut dan gasket untuk menutup melawan kebocoran. Paking biasanya terbuat dari kertas tebal atau karet cincin O digunakan. Dalam beberapa aplikasi, tidak ada gasket atau seal karet. Sebaliknya, manik-manik tipis silikon sealer khusus diperas dari tabung untuk membentuk segel.
Ada keyakinan keliru oleh sebagian orang bahwa jika mereka menghilangkan thermostat, mereka akan mampu memecahkan sulit untuk menemukan masalah overheating. Ini tidak bisa lebih jauh dari kebenaran. Menghapus termostat akan memungkinkan sirkulasi pendingin tidak terkendali dari seluruh sistem. Hal ini dimungkinkan untuk pendingin untuk bergerak begitu cepat, bahwa itu tidak akan benar didinginkan karena ras melalui radiator, sehingga mesin dapat berjalan lebih panas dari sebelumnya dalam kondisi tertentu. Lain kali, mesin tidak akan pernah mencapai suhu operasi. Pada kendaraan yang dikendalikan komputer, komputer monitor suhu mesin dan mengatur penggunaan bahan bakar berdasarkan suhu tersebut. Jika mesin tidak pernah mencapai suhu operasi, ekonomi bahan bakar dan kinerja akan menderita jauh.

6. Sistem Bypass

 Ini adalah bagian yang memungkinkan pendingin untuk memotong radiator dan kembali langsung kembali ke mesin. Beberapa mesin menggunakan selang karet, atau tabung baja tetap. Di mesin lain, ada cast dalam bagian dibangun ke dalam pompa air atau depan perumahan. Dalam kasus apapun, ketika termostat tertutup, pendingin diarahkan untuk melewati ini dan disalurkan kembali ke pompa air, yang mengirimkan pendingin kembali ke mesin tanpa didinginkan oleh radiator.

7. Freeze Plug

 Ketika sebuah blok mesin diproduksi, pasir khusus dibentuk untuk bentuk bagian pendingin di blok mesin. Ini patung pasir diposisikan di dalam cetakan dan besi atau aluminium cair dituang untuk membentuk blok mesin. Ketika casting didinginkan, pasir dilepas dan dikeluarkan melalui lubang di blok mesin pengecoran meninggalkan bagian-bagian yang pendingin mengalir melalui. Jelas, jika kita tidak menyumbat lubang ini, pendingin akan mencurahkan langsung keluar.
Memasukkan lubang ini adalah tugas dari plug-beku keluar. Ini plugs adalah baja cakram atau cangkir yang tekan masuk dalam lubang di sisi blok mesin dan biasanya terakhir kehidupan dari mesin tanpa masalah. Tapi ada alasan mereka disebut beku-out plugs. Pada hari-hari awal, banyak orang menggunakan air biasa dalam mesin mereka, biasanya setelah mengganti selang pendingin pecah atau memperbaiki sistem lainnya. "Ini adalah musim panas dan saya akan menggantikan air dengan antibeku ketika cuaca mulai berubah".
Tak perlu dikatakan, orang yang pelupa dan banyak motor mengalami nasib pembekuan air di dalam blok. Sering kali, ketika ini terjadi tekanan dari pembekuan air dan memperluas memaksa beku-keluar colokan untuk pop keluar, menghilangkan tekanan dan menyimpan blok mesin dari cracking. (Meskipun, seperti yang sering mesin retak pula). Alasan lain untuk colokan untuk gagal adalah fakta bahwa mereka terbuat dari baja dan akan dengan mudah karat melalui jika pemilik kendaraan ceroboh tentang menjaga sistem pendingin. Inhibitor karat antibeku telah di rumus untuk mencegah hal ini terjadi, tapi bahan kimia tersebut akan kehilangan efeknya setelah 3 tahun, yang mengapa antibeku perlu diubah secara berkala. Kenyataan bahwa sebagian orang meninggalkan air biasa dalam mesin mereka sangat mempercepat karat ini busi membeku.
Ketika plug beku menjadi begitu berkarat itu perforates, Anda memiliki kebocoran pendingin yang harus diperbaiki dengan mengganti steker keluar membekukan berkarat dengan yang baru. Pekerjaan ini berkisar dari cukup mudah untuk sangat sulit tergantung pada lokasi dari plug beku terpengaruh. Freeze plugs terletak di sisi mesin, biasanya 3 atau 4 per sisi. Ada juga membekukan colokan di belakang mesin pada beberapa model dan juga pada kepala.
Selama Anda baik tentang menjaga sistem pendingin, Anda tak perlu khawatir tentang ini colokan gagal pada kendaraan modern

8. Kepala Paking Gasket Intake Manifold

Semua mesin pembakaran internal memiliki blok mesin dan satu atau dua kepala silinder. Permukaan kawin dimana blok dan kepala bertemu adalah mesin datar untuk dekat, cocok presisi, tetapi tidak ada jumlah mesin yang teliti akan memungkinkan mereka untuk benar-benar ketat atau air dapat menahan gas pembakaran dari masa lalu melarikan diri permukaan kawin.
Dalam rangka untuk menutup blok ke kepala, kita menggunakan paking kepala. Gasket kepala memiliki beberapa hal yang dibutuhkan untuk menutup melawan. Hal utama adalah tekanan pembakaran pada silinder masing-masing. Minyak dan pendingin harus mengalir dengan mudah antara blok dan kepala dan itu adalah tugas dari paking kepala untuk menjaga cairan dari bocor keluar atau ke dalam ruang pembakaran, atau satu sama lain dalam hal ini.
Sebuah paking kepala khas biasanya terbuat dari lembaran logam yang lembut yang dicap dengan pegunungan yang mengelilingi semua titik kebocoran. Ketika kepala ditempatkan di blok, paking kepala terjepit di antara mereka. Banyak baut, baut yang disebut kepala disekrup dan diperketat bawah menyebabkan paking kepala untuk menghancurkan dan membentuk segel ketat antara blok dan kepala.
Gasket kepala biasanya gagal jika mesin terlalu panas untuk jangka waktu yang berkelanjutan menyebabkan kepala silinder melengkung dan melepaskan tekanan pada paking kepala. Hal ini paling umum pada mesin dengan kepala aluminium cor, yang sekarang hampir semua mesin modern.
Setelah pendingin atau pembakaran gas bocor masa lalu paking kepala, bahan paking biasanya yang rusak ke titik di mana ia tidak akan lagi memegang segel. Hal ini menyebabkan kebocoran di daerah beberapa kemungkinan. Sebagai contoh:
  • pembakaran gas bisa bocor ke saluran pendingin menyebabkan tekanan yang berlebihan dalam sistem pendingin.
  • pendingin bisa bocor ke ruang pembakaran menyebabkan pendingin untuk melarikan diri melalui sistem pembuangan, sering menyebabkan awan putih asap di knalpot.
  • Masalah lain seperti minyak pencampuran dengan pendingin atau dibakar keluar knalpot juga mungkin.
Beberapa mesin lebih rentan terhadap kegagalan kepala paking daripada yang lain. Saya telah melihat gasket kepala ditiup pada mesin yang baru mulai terlalu panas dan berjalan panas kurang dari 5 menit. Saran terbaik yang bisa saya berikan adalah, jika mesin menunjukkan tanda-tanda overheating, mencari tempat untuk menepi dan menutup mesin off secepat mungkin.
Kepala gasket sendiri relatif murah, tetapi tenaga kerja yang pembunuhnya. Sebuah penggantian paking kepala khas adalah pekerjaan beberapa jam di mana bagian atas mesin harus benar-benar dibongkar. Pekerjaan ini dapat dengan mudah mencapai, 000 atau lebih.
Pada mesin tipe V, ada dua kepala, yang berarti dua gasket kepala. Sementara tenaga kerja tidak akan ganda jika kedua gasket kepala perlu diganti, mungkin akan menambah tenaga 30% lebih baik untuk menggantikan keduanya. Jika hanya satu paking kepala telah gagal, biasanya tidak perlu mengganti kedua, tetapi dapat ditambahkan asuransi untuk mendapatkan keduanya dilakukan sekaligus.
Sebuah penggantian paking kepala dimulai dengan diagnosis bahwa paking kepala telah gagal. Tidak ada cara bagi seorang teknisi untuk mengetahui secara pasti apakah ada kerusakan tambahan pada kepala silinder atau komponen lain tanpa terlebih dahulu membongkar mesin. Yang ia tahu adalah bahwa cairan dan / atau pembakaran tidak sedang mengandung.
Salah satu cara untuk mengetahui apakah paking kepala telah gagal adalah melalui tes kebocoran pembakaran pada radiator. Ini adalah uji kimia yang menentukan jika ada pembakaran gas dalam pendingin mesin. Cara lain adalah dengan menghapus busi dan engkol mesin saat menonton untuk menyemprotkan air dari satu atau lebih lubang busi. Setelah teknisi telah menentukan bahwa paking kepala harus diganti, perkiraan diberikan untuk suku cadang dan tenaga kerja. Teknisi kemudian akan menjelaskan bahwa mungkin ada biaya tambahan setelah mesin dibuka jika kerusakan lebih ditemukan.

9. Heater Inti

Pendingin panas juga digunakan untuk menyediakan panas untuk interior kendaraan bila diperlukan. Ini adalah sistem sederhana dan lurus ke depan yang meliputi inti pemanas, yang terlihat seperti kecil versi radiator, terhubung ke sistem pendingin dengan sepasang selang karet. Satu selang pendingin membawa panas dari pompa air ke inti pemanas dan selang lainnya pendingin kembali ke atas mesin. Biasanya ada katup kontrol pemanas di salah satu selang untuk memblokir aliran pendingin ke dalam inti pemanas ketika penyejuk udara maksimum disebut untuk.
Sebuah kipas, disebut blower, menarik udara melalui inti pemanas dan mengarahkan melalui saluran pemanas untuk interior mobil. Suhu panas diatur oleh sebuah pintu yang mencampur campuran dingin udara luar, atau kadang-kadang udara AC dengan udara panas datang melalui inti pemanas. Pintu ini campuran memungkinkan Anda untuk mengontrol suhu udara yang datang ke pedalaman. Pintu lain memungkinkan Anda untuk mengarahkan udara hangat melalui saluran-saluran di lantai, saluran defroster di dasar kaca depan, dan saluran AC terletak di panel instrumen.

10. Selang

Ada beberapa selang karet yang membentuk pipa untuk menghubungkan komponen-komponen sistem pendingin. Selang utama disebut selang radiator atas dan bawah. Kedua selang sekitar 2 inci dan diameter pendingin langsung antara mesin dan radiator. Dua selang tambahan, disebut selang pemanas, pendingin pasokan panas dari mesin ke inti pemanas. Ini selang sekitar 1 inci diameter. Salah satu selang mungkin memiliki katup kendali pemanas dipasang di garis untuk memblokir pendingin panas dari memasuki inti pemanas ketika AC diatur untuk max-dingin. Sebuah selang kelima, disebut selang bypass, digunakan untuk mengedarkan pendingin melalui mesin, melewati radiator, ketika termostat ditutup. Beberapa mesin tidak menggunakan selang karet. Sebaliknya, mereka mungkin menggunakan tabung logam atau memiliki bagian built-in di perumahan depan.
Ini selang dirancang untuk menahan tekanan di dalam sistem pendingin. Karena ini, mereka tunduk terhadap keausan dan akhirnya mungkin memerlukan penggantian sebagai bagian dari perawatan rutin. Jika karet mulai terlihat kering dan pecah-pecah, atau menjadi lembut dan berespon, atau Anda melihat beberapa balon di ujungnya, sekarang saatnya untuk menggantikan mereka. Selang radiator utama biasanya dibentuk untuk bentuk yang dirancang untuk mengusir selang sekitar hambatan tanpa uji puntir. Ketika membeli penggantian, pastikan bahwa mereka dirancang untuk memenuhi kendaraan.
Ada selang karet kecil yang membentang dari leher botol radiator cadangan. Hal ini memungkinkan pendingin yang dilepaskan oleh topi tekanan untuk dikirim ke tangki cadangan. Ini selang karet adalah sekitar seperempat inci dengan diameter dan biasanya bukan bagian dari sistem bertekanan. Setelah mesin dingin, pendingin ditarik kembali ke radiator dengan selang yang sama.
Unknown otomotif, pendidikan